Pertamina EP Region Jawa dan ICMI Berdayakan Perempuan Cikaum
Terbatasnya kapasitas listrik yang tersedia di ruang pelatihan di kecamatan Cikaum mengharuskan tiap kelompok harus bergantian menggunakan mesin jahitnya. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat belajar para ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri peserta pelatihan keterampilan ini.
Instruktur Sabar dan Ulet
Inayah Fahmi (32), seorang peserta pelatihan, memuji kesabaran para instruktur pelatihan meladeni antusias para peserta. “Apalagi kami sebagian besar sudah berusia di atas rata-rata. Kalau pelatihnya kurang sabar dan ulet, yang ada emosional saja,” akunya (30/ 07).
Iyok Rokayah (41), peserta lainnya, menganggap kegiatan ini sebagai pengisi waktu luang yang sangat bermanfaat. “Kebanyakan kita hanya tidur saja kalau sudah selesai pekerjaan rumah Dengan adanya pelatihan ini kita punya kegiatan lain yang berguna. Kalau mau buka usaha, kita bisa menghasilkan pendapatan membantu suami,” jelasnya.
Peserta berikutnya, Annisah (32), mengatakan, setelah mendapat keterampilan menjahit jilbab dan mukena, ia bersama rekan lainnya sudah berencana membentuk kelompok kerja dan mengajak ibu-ibu rumahtangga di sekitar lingkungannya. “Saya berharap ada pelatihan menjahit mode pakaian lain tidak hanya kerudung dan mukena sapaya keterampilan kami lebih lengkap,” harapnya.
Pelatihan keterampilan menjahit kerudung dan mukena merupakan hasil kerjasama PT Pertamina EP Region Jawa, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dan Badan otonom ICMI, Laznas BMT ICMI serta Disnakertrans Subang. Adapun pelatihan lainnya; pelatihan servis handphone, keterampilan sulam pita dan payet, membuat bakso serta roti dan cake. Pelatihan berlangsung enam hari (26-31 Juli 2010) di kantor dan ruang serbaguna Kecamatan Cikaum, Subang, Jawa Barat serta diikuti warga berbagai desa di Cikaum.
Popularity: 3% [?]








